Contact Us

Mengenal Konstruksi Bangunan: Pengertian, Jenis, dan Tahapan

Mengenal Konstruksi Bangunan: Pengertian, Jenis, dan Tahapan
23-10-2023
Konstruksi bangunan

Bangunan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia, dan merupakan wujud fisik dari penggunaan ruang. Bangunan berperan strategis dalam membentuk kepribadian, meningkatkan produktivitas, dan memengaruhi identitas manusia. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan konstruksi bangunan harus diatur dan diawasi dengan baik untuk memastikan kelangsungan hidup masyarakat dan menciptakan bangunan yang berfungsi dengan baik, kuat, memiliki karakter, serta selaras dengan lingkungannya.



Pengertian Konstruksi Bangunan

Konstruksi berasal dari kata "Construction" dalam bahasa Inggris, yang berarti menyusun elemen-elemen bersama secara terstruktur. Tujuan utama dari konstruksi adalah menjaga integritas bangunan agar tetap kokoh dan tidak mengalami perubahan bentuk yang merugikan. Prinsip dasar dalam konstruksi adalah menciptakan keseimbangan, yang merupakan karakteristik alami di alam semesta. Menurut UUJK Nomor 2 tahun 2017, pekerjaan konstruksi mencakup berbagai kegiatan terkait dengan pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, penghancuran, dan rekonstruksi bangunan.

Secara ringkas konstruksi didefinisikan sebagai objek keseluruhan bangunan yang terdiri dari bagian-bagian struktur. Misalnya, Konstruksi Struktur Bangunan adalah bentuk atau bangun secara keseluruhan dari struktur bangunan. Bangunan adalah hasil dari penggabungan berbagai bahan dan konstruksi yang membuatnya berfungsi sesuai dengan perencanaan.


Jenis Konstruksi Bangunan

1.       Jenis Konstruksi Bangunan Gedung

Contoh konstruksi bangunan gedung adalah bangunan Gedung perkantoran, hunian, perhotelan, dan lain-lain. Karakteristik konstruksi bangunan Gedung adalah:

  • Konstruksi bangunan gedung berfungsi sebagai tempat kerja atau tempat tinggal bagi manusia.
  • Konstruksi bangunan gedung umumnya dibangun di area dengan luas yang terbatas.
  • Fondasi untuk konstruksi bangunan gedung sering kali diletakkan di area yang relatif kecil.
  • Proyek konstruksi bangunan gedung memerlukan manajemen proyek yang baik untuk memantau perkembangannya.

2.       Jenis Konstruksi Bangunan Sipil

Contoh jenis konstruksi bangunan sipil adalah bangunan jembatan, jalan, terowongan, irigasi, bendungan, dan lain-lain. Karakteristik konstruksi bangunan sipil adalah:

  • Proyek konstruksinya mengendalikan alam untuk kepentingan manusia.
  • Umumnya proyek konstruksi bangunan sipil berlangsung di area yang luas dan Panjang.
  • Fondasi dalam proyek konstruksi bangunan sipil sangat beragam, sesuai dengan karakteristik geologi di lokasi.
  • Manajemen proyek konstruksi bangunan sipil lebih fokus pada pemecahanan masalah.
Baca Juga: Pengertian dan Jenis Konstruksi Jembatan 


Tahapan Konstruksi Bangunan

royek konstruksi bangunan melibatkan serangkaian tahapan yang dapat dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu perencanaan, perancangan, pengadaan/pelelangan, dan pelaksanaan.

1.       Tahap Perencanaan

Pada tahap perencanaan proyek, langkah-langkah mencakup perekrutan konsultan, perancangan konseptual, estimasi biaya, serta evaluasi aspek ekonomi dan lingkungan. Tahap ini juga mencakup analisis manfaat ekonomis dan sosial, serta pengambilan keputusan pemilik proyek terkait tujuan dan anggaran yang diperlukan.

2.       Tahap Perancangan

Tahap perancangan proyek terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama adalah pra-desain, yang melibatkan penentuan kriteria desain dan estimasi biaya awal. Tahap kedua adalah pengembangan desain, yang melibatkan perhitungan rinci, gambar teknis terperinci, dan estimasi biaya yang lebih detail. Tahap terakhir melibatkan desain akhir dan persiapan dokumen pelaksanaan, termasuk gambar teknis lengkap, spesifikasi, daftar bahan, estimasi biaya konstruksi yang lebih rinci, serta dokumen lelang. Tahap ini memastikan bahwa proyek siap untuk masuk ke tahap konstruksi.

3.       Tahap Pengadaan/Pelelangan

Tahap ini bertujuan untuk memilih kontraktor utama dan subkontraktor yang akan melaksanakan pekerjaan konstruksi di lapangan. Proses pengadaan ini mencakup proses tender dan pemilihan penyelenggara konstruksi yang sesuai.

4.       Tahap Pelaksanaan/Konstruksi

Tahap pelaksanaan proyek bertujuan untuk mewujudkan bangunan sesuai dengan rencana yang telah dirancang sebelumnya. Kegiatan di tahap ini mencakup perencanaan, koordinasi, serta pengawasan keseluruhan operasional di lapangan. Kontraktor harus memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dalam spesifikasi awal, serta berusaha untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Dalam pelaksanaan konstruksi bangunan, kontraktor harus membuat as built drawing (gambar teknis bangunan yang sesuai dengan kondisi bangunan di lapangan) dan harus mampu mencapai 3 target yang sudah ditetapkan, yaitu:

·         Kualitas dari hasil pengerjaan proyek setidaknya sama dengan spesifikasi awal yang sudah ditentukan.

·         Waktu penyelesaiannya lebih cepat atau setidaknya sama dengan waktu yang sudah direncanakan, biaya yang dikeluarkan setidaknya sama dengan biaya yang sudah direncanakan, serta penyelesaiannya tidak memunculkan dampak bagi lingkungan, baik secara sosial, fisik, dan administrasi.

·         Penyerahan pertama, masa pemeliharaan, dan penyerahan kedua.

 

Referensi

·         Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman. 2023. Buku Saku Petunjuk Konstruksi Bangunan Sederhana. https://ibmpkp.pu.go.id/assets/public/5__Buku_Saku_Petunjuk_Konstruksi_Bangunan_Sederhana_2023.pdf

·         Hartiningsih. 2016. Konstruksi Bangunan untuk Desain Interior. Bantul: Badan Penerbit ISI Yogyakarta

·         Matondang, Z. Mulyana, R. 2012. Konstruksi Bangunan Gedung. Medan: UNIMED PRESS.

·         Winarko. 2022. Dasar-Dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan. Jakarta: Pusat Perbukuan & Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan

·         http://sipil.ft.unp.ac.id/konstruksi-adalah-teknik-pembangunan-gedung-dan-sipil-ini-5-tekniknya/